BULAN kelahiran Rasulullah, Rabiul Awal semestinya diisi dengan amalan-amalan seperti bersawalat, namun belakangan ini yang menyeruak ke publik justru perilaku yang kontroversial. Salah satunya ulah pemuda berinisial IG yang membuat game Nabi Muhammad SAW.
Hal ini pun disorot sejumlah ulama, salah satunya tokoh Muhammadiyah Din Syamsudin. Ia menduga game Nabi Muhammad merupakan hal yang disengaja untuk memancing emosi umat Islam.
"Ini pada pengamatan saya dan juga kesimpulan, ini merupakan upaya yang disengaja yang direkayasa untuk memancing emosi umat Islam. Mereka tahu kalau umat Islam marah kemudian akan dituduh garis keras, ekstrimis, radikal, oleh karena itu umat Islam perlu cerdas," ujarnya beberapa waktu lalu.
Ilustrasi game. Foto: Istimewa
Din menegaskan bahwa kasus game Nabi Muhammad ini harus benar-benar segera ditindak-lanjut oleh pihak berwajib. Sebab sudah melecehkan Islam dan akan menimbulkan fitnah.
Din menegaskan bahwa kasus game Nabi Muhammad ini harus benar-benar segera ditindak-lanjut oleh pihak berwajib. Sebab sudah melecehkan Islam dan akan menimbulkan fitnah.
Ia memberi contoh lain, ada lafadz Allah atau simbol Islam lainnya di sandal. Itu termasuk perbuatan tercela dan melecehkan uamt Islam. Din mengingatkan supaya masyarakat tidak terpancing emosi dan jangan sampai terlampau amarah.
"Umat Islam saya pesankan jangan marah, jangan emosi apalagi melampaui batas. Karena ada Pihak tertentu yang tak suka dengan umat Islam dan sengaja memancing emosi," jelasnya.
Adanya game Nabi Muhammad ini, kata Din, mencerminkan sikap intoleransi. Dimana sikap tersebut tidak dibenarkan dalam ajaran agama apapun, khususnya Islam yang tentu mencintai perbedaan dan kedamaian.
"Namun perlulah pemerintah hadir cepat, karena bisa menganggu kerukunan. Katanya toleransi tidak boleh ada yang menistakan orang lain. Ini namanya intoleran. Inilah fakta intolernasi yang nyata," tuturnya.
Sebelumnya pria asal Garut berinisial IG telah ditangkap polisi karena diduga membuat aplikasi game Nabi Muhammad SAW. Ia diamankan guna mengusut mofit dan tujuannya dalam membuat permainan itu.
Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.
(Abu Sahma Pane)