SEBAGIAN layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diduga telah terpapar radikalisme. Hal ini tak ditampik oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.
“PAUD ada (red. Ada PAUD terpapar radikalisme),” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).
Fachrul Razi menambahkan bahwa pihaknya akan mencoba mengeliminasi radikalisme. Meski begitu ia menekankan bahwa sejarah Islam tidak dihilangkan dari materi PAUD.
“Tapi kami coba eliminasi (red. radikalisme), kalau bahan ajaran kan sudah kita revisi. Tapi yang sejarah Islam tidak kita hilangkan," ucapnya.
Fachrul juga mengatakan, untuk mengatasi adanya radikalisme di lingkungan PAUD, maka harus ada bimbingan bagi para pengajarnya.