"Saya berharap sistem peradilan bisa berjalan dengan baik. Saya khawatir anak-anak kita akan tumbuh dalam bayang-bayang rasisme. Saya meminta semua warga Australia, muslim dan non-muslim untuk bersama-sama melindungi orang-orang tak berdosa dari serangan rasisme atau kebencian terhadap agama," ujar perempuan muslim tersebut.
Seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (12/12/2019), pria yang melakukan serangan islamofobia itu bernama Stipe Lozina. Ia memukul perempuan muslim itu dan melakukan berbagai kekerasan lainnya. Ia bahkan tak peduli saat melakukan penyerangan, perempuan itu sedang hamil.