Perempuan Muslim Korban Serangan Islamofobia Lahirkan Bayi Laki-Laki yang Sehat

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Kamis 12 Desember 2019 13:28 WIB
Ilustrasi bayi (Foto: Pixabay)
Share :

Seorang perempuan muslim yang pernah mengalami serangan islamofobia saat duduk di sebuah kafe di Sydney Barat, Asutralia telah melahirkan bayi laki-laki yang sehat.

Perempuan muslim 31 tahun itu saat diserang sedang hamil 38 minggu. Peristiwa mengerikan itu terjadi saat perempuan itu berada di Kafe Bay Vista di Church Street, Parramatta bersama teman-temannya pada 20 November silam.

 

Namun alhamdullilah, kondisi perempuan muslim tersebut kini baik-baik saja dan memiliki bayi laki-laki yang sehat. Ia mengatakan, ia telah melahirkan bayi laki-laki pekan ini yang diberi nama Zayn.

"Saya tahu ini akan memberikan rasa nyaman bagi kalian semua bahwa saya melalui masa yang sulit. Namun kabar baiknya, bayi saya tak terluka dalam serangan itu," kata perempuan muslim tersebut.

"Bayi adalah berkah, dan saya akan menikmati waktu khusus ini di rumah bersamanya sementara saya terus memulihkan diri," ujar perempuan muslim tersebut.

Namun dia sempat menyatakan ketakutannya kepada dunia kalau anak-anaknya akan tumbuh dalam bayang-bayang rasisme jika pemerintah tak mengatasi rasisme dengan baik.

Perempuan muslim itu memilih untuk tetap anonim. Ia tak ingin dikenal publik secara luas.

Namun melalui temannya, perempuan muslim itu mengucapkan terima kasih kepada Australia karena mendukung di belakangnya.

Dia mengatakan, insiden rasisme berdasar islamofobia itu bukan pertama kalinya. Namun ia terkejut karena penyerangnya bisa begitu kejam.

"Saya berharap sistem peradilan bisa berjalan dengan baik. Saya khawatir anak-anak kita akan tumbuh dalam bayang-bayang rasisme. Saya meminta semua warga Australia, muslim dan non-muslim untuk bersama-sama melindungi orang-orang tak berdosa dari serangan rasisme atau kebencian terhadap agama," ujar perempuan muslim tersebut.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (12/12/2019), pria yang melakukan serangan islamofobia itu bernama Stipe Lozina. Ia memukul perempuan muslim itu dan melakukan berbagai kekerasan lainnya. Ia bahkan tak peduli saat melakukan penyerangan, perempuan itu sedang hamil.

Begitu luka-luka, perempuan itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun untung bayinya yang belum lahir kala itu tetap sehat.

Stipe Lozina, 43 tahun lalu didakwa dengan tuduhan melakukan penyerangan yang menyebabkan cedera tubuh si perempuan hamil itu. Serangan itu dilakukan dengan motif islamofobia pada 20 November silam.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya