Selain Hujan, Ini 5 Waktu Terkabulnya Doa

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 08 Januari 2020 10:59 WIB
Saat hujan berdoalah (Foto: Shutterstock)
Share :

Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur, Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan, waktu berdoa yang tidak pernah ditolak adalah ketika hujan dan azan berkumandang.

"Iya betul ketika hujan dan azan. Itu ada hadistnya," kata Ustadz Asroni saat dihubungi Okezone, Rabu (8/1/2020).

 

Hadist yang menjelaskan tentang mustajabnya doa saat hujan dan adzan yaitu:

ثِنْتَانِ مَاتُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ تَحْتَ الْمَطَرِ

Artinya: "Dua doa yang tidak pernah ditolak; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan." (HR. Hakim).

Ia melanjutkan, selain di dua waktu tersebut ada banyak waktu-waktu yang mustajab yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, antara lain.

1. Doa di antara adzan dan iqamah

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَيُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ اْلآذَانِ وَاْلإِقَامَةِ

Artinya: "Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah". (Sunan Abu Daud, kitab Shalat 1/144 No. 521. Sunan At-Tirmidzi)

2. Pada waktu bangun tidur saat malam hari

Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

مَا مِنْ عَبْدٍ بَاتَ عَلَى طُهُوْرٍ ثُمَّ تَعَارُ مِنَ اللَّيْلِ فَسَأَلَ اللَّه مِنْ أَمْرِالدُّنْيَا اَوْ مِنْ أَمْرِ اْلآخِرَةِإِلاَّ أَعْطَاهُ

Artinya: "Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya." (Sunan Ibnu Majah).

3. Ketika berbuka puasa

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

أَنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ دَعْوَةٌ لاَ تُرَدُ

Artinya: "Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak." (Sunan Ibnu Majah)

4. Sepertiga akhir malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

يَتَنَزَّلُ رَبَّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلُّ لَيْلَةٍ إلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرِ فَيَقُوْلُ مَنْ يَدْعُوْنِيْ فَأَسْتَجِبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلْنِيْ فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُ نِيْ فَأَغْفِرَلَهُ

Artinya: "Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam lalu Aku akan mengampuninya". (Shahih Al-Bukhari)

5. Pada Hari Jumat

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Abul Qasim Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِنَّ فِيْ يَوْمِ الْجُمْعَةِ لِسَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّيْ يَسْأَلُ اللَّه خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَقَالَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا يُزْهِدُهَا

Artinya: "Sesungguhnya pada Hari Jumat ada satu saat yang tidak bertepatan seorang hamba Muslim salat dan memohon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan padanya, beliau berisyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut." (Shahih Al-Bukhari).

"Namun, apa pelajaran yang bisa kita ambil setelah kita mengetahui waktu-waktu yang paling mustajab bahkan tidak akan ditolak apa yang menjadi permintaan dan permohonan kita? Pelajaran yang bisa kita ambil adalah, begitu luasnya Rahman (kasih sayangnya) Allah SWT kepada setiap hambanya yang meminta kepadanya bahkan bukan hanya pada waktu-waktu yang telah disebutkan tadi," katanya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya