Ia melanjutkan, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mencarinya di website masing-masing negara, artikel berita, hingga aplikasi yang memberi tahu informasi tentang keberadaan makanan halal atau lokasinya sangatlah ramah terhadap Muslim.
"Bisa lewat aplikasi salah satunya, supaya wisatawan Muslim tahu kalau di negara yang akan dituju juga tersedia makanan halal dan wilayahnya juga ramah Muslim atau Muslim Friendly sekarang itu disebutnya," ujar Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.
Lebih lanjut, kata Ihsan, saat ini hampir di seluruh negara menyediakan fasilitas atau kebutuhan untuk para wisatawan Muslim. Seperti restoran yang sudah memiliki sertifikat halal, ketersediaan mushala dan masjid. "Sekarang banyak negara yang sudah Muslim Friendly, jadi orang Islam merasa aman dan nyaman," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)