Sebelum pergi umrah tentunya para calon jamaah umrah harus memiliki kondisi yang prima supaya tetap terjaga kesehatannya. Saat kondisi prima maka ibadah menjadi lebih khusyuk karena kondisinya yang fit.
Lalu bagaimana cara menjaga tubuh agar tetap fit saat umrah?
Salah satu pegawai swasta, Sukardi mengatakan, banyak cara bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh saat sedang menjalankan ibadah umrah.
"Sebenarnya enggak banyak juga (persiapan kesehatan). Kebetulan waktu umrah kemarin kebetulan aku lagi sakit," katanya kepada Okezone di bilangan Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2019).
Meski dalam kondisi badan kurang sehat, namun Sukardi tetap mengantsipasinya dengan:
1. Membawa obat pribadi
Baik dalam keadaan sehat atau sakit, membawa obat-obatan pribadi sangatlah penting. Apalagi jika jamaah memiliki keluhan khusus dalam kondisi kesehatannya.
2. Perbanyak minum air putih
Memperbanyak minum air putih juga salah satu yang dilakukan Ardi dalam menjaga kebugaran tubuh, yakni sebelum dan saat pergi ibadah umrah.
3. Menjaga pola makan
Menjaga pola makan juga sangat penting. Apalagi pergi umrah dalam keadaan sakit, jangan sampai mengonsumsi makanan sembarangan. Begitupun yang dalam keadaan sehat, jangan sampai makan sembarangan.
4. Minum air zam zam
Sukardi pun menceritakan, selama berada di Tanah Suci ia tidak pernah melewatkan mengonsumsi air zam zam secara rutin. "Alhamdulillah, selama di sana (Tanah Suci) aku enggak pernah lewat minum air zam zam. Sekitar dua hari minum zam-zam berturut-turut sakitku mulai berkurang gitu aja," ucapnya.
Sebagaimana diketahui jika air zamzam bukan hanya memiliki keutamaan dan berkahnya saja. Terdapat juga keutamaan lainnya, seperti:
عَنْ جَابِرٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-: مَاءُ زَمْزَمَ لمِاَ شُرِبَ لَهُ : أخرجه أحمد وابن ماجه
“Dari Jabir dan Ibnu ‘Abbas, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Air Zam-Zam, tergantung niat orang yang meminumnya.”
5. Mengonsumsi madu
Terakhir selain minum air zam zam juga mengonsumsi madu. Madu juga diyakini sebagai obat, sekaligus dapat menjaga kondisi tubuh khususnya saat sedang menjalankan ibadah umrah.
Dijelaskan dalam Alquran, Allah SWT berfirman,
ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Artinya: "Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."
(Dyah Ratna Meta Novia)