Dibuka hingga 28 April 2020 mendatang, koleksi koin yang ditampilkan disebutkan lebih dari 300 koin. Pameran ini dihadirkan sebagai kesempatan untuk mengingat kembali aspirasi pendiri Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed yang telah menciptakan mahakarya yang spektakuler, yang dipandang sebagai platform untuk menyuarakan toleransi dan hidup berdampingan.
“Sheikh Zayed telah membuat fondasi dari pendekatan moderat Uni Emirat Arab. Membuat titik temu kultur budaya dari berbagai penjuru dunia,” ungkap Abdurrahman bin Mohammed Al-Owais, Chairman SZGMC.
Abdurrahman juga menegaskan, pameran koin Islam ini sejatinya terinspirasi dari sejarah dan kebudayaan Islam.
(Dyah Ratna Meta Novia)