"Keempat, sakit bisa membuat kita kembali dan senantiasa mengingat Allah. Kesusahan dan ujian memudahkan kita ingat Allah. Sementara saat diberikan kebahagiaan, kita sering lalai," terangnya.
Allah SWT berfirman: "Dan sesungguhnya kami telah mengutus (para Rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri."(QS al-An’am: 42)
"Kelima, silakan sahabatku lengkapi hikmah lainnya ya," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)