Puasa Menyatukan Komitmen Manusia

, Jurnalis
Rabu 29 April 2020 04:01 WIB
Share :

Konsep dakwah harusnya disamping memberi nasehat juga memberi tauladan, atau dengan konsep dakwah bil lisan dan bil hal dalam beramar ma'ruf nahi mungkar. Fenomena hari ini ada pergeseran “dakwah instan” siapapun dari latar belakang apapun diberi kesempatan yang sama dalam berdakwah apalagi melalui jejaring media sosial begitu banyak dan beragam model pendakwah dengan berlatarbelakang yang beragam pula.

Memang siapapun boleh berdakwah asal ada kosistensi dalam berdakwah tidak sekedar bisa dan mampu tampil di publik secara baik. Apakah tidak menyangka akan dipertanyakan atas ajakan dan seruannya juga para dai melakukan yang apa yang ia serukan?

Jika setiap pendakwah tidak sekedar menguasai materi dakwah, menguasai teknik komunikasi yang baik. Akan tetapi dirasa kurang cukup bilamana tidak sejalan dengan perilaku atau adab yang ada pada karakter diri pendakwah tersebut.

Perintah puasa memberi pelajaran yang sama beratnya para pendakwah maupun mereka kaum yang menerima ajakan dari para da’i karena puasa melatih kesadaran yang dirasakan secara rahasia bagi masing-masing individu selaras dengan niat kuatnya berpuasa karena perintah alloh SWT.

Oleh karena itu, dengan menjadi teladan bagi masyarakat agar pesan yang disampaikan dapat diterima oleh warga, sebaiknya para pendakwah terus meningkatkan kemampuannya dalam berdakwah. Seorang dai mesti energik, topik yang disampaikan padat dan jelas. Sehingga ceramah yang disampaikan dapat bersifat responsif terhadap masalah yang ada di lingkungan masyarakat dengan di imbangi keteladanan sikap yang kuat sebagaimana yang telah di contohkan Wali Songo dan para Ulama terdahulu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya