Indahnya Masjid Karadoz Bey, Warisan Kekaisaran Utsmaniyah di Bosnia

Dada Sathilla, Jurnalis
Selasa 19 Mei 2020 01:27 WIB
Masjid Karadoz Bey Warisan Dinasti Utsmaniyah di Bosnia (Foto: Hit-Booker)
Share :

Dua kota yang paling sering dikunjungi turis di Bosnia-Herzegovina adalah Sarajevo dan Mostar. Khusus di kota kecil Mostar, pusat atraksi turisnya berada di kota tuanya yang bernuansa klasik dan kental dengan pengaruh dinasti Utsmaniyah Turki.

Dinasti Utsmaniyah juga meninggalkan banyak warisan di kota tua Mostar, mulai dari jembatan Stari Most, hamam, kulinernya, hingga masjid-masjid di Mostar. Salah satu yang wajib dikunjungi saat anda traveling ke Mostar adalah masjid Karadoz Bey, yang menjadi masjid terbesar di Mostar.

Bosnia-Herzegovina adalah negara multikultural dan multirelijius yang berada di Eropa Tenggara. Negara ini merupakan salah satu dari sedikit negara Eropa dimana Islam menjadi agama yang paling banyak dianut. Sebanyak 51% penduduk Bosnia adalah muslim, sementara itu sisanya memeluk Kristen Ortodoks dan Katolik Roma.

(Baca Juga : Kisah Nabi Musa Mencari Obat Sakit Perut dan Teguran Allah)

Banyaknya pemeluk Islam di Bosnia dikarenakan di masa lalu Bosnia merupakan wilayah bagian dari kekaisaran Utsmaniyah Turki. Meski kini telah berdiri sendiri, pengaruh dan peninggalan dinasti Utmaniyah masih terasa kental, termasuk di kota Mostar.

Masjid di kota tua Mostar sendiri telah berdiri sejak abad ke-16 dan dibangun oleh pemerintahan Utsmaniyah. Masjid Karadoz Bey, yang merupakan masjid terbesar di Mostar juga dibangun pada abad ke-16 dengan gaya arsitektur Utsmaniyah klasik.

(Baca Juga : 4 Nabi yang Dipercayai Masih Hidup Sampai saat Ini)

Masjid ini memiliki tiga kubah kecil serta sebuah kuah besar yang semuanya berwarna biru muda. Mirip dengan masid-masjid yang ada di Turki. Di sebelahnya adalah minaret setinggi 34,50 meter.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya