PBNU: Kebangkitan Nasional Tonggak Awal Kesadaran Kolektif Membangun Bangsa

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2020 20:31 WIB
Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU KH Robikin Emhas. (Foto: Okezone)
Share :

KH Robikin melanjutkan, lalu kaitannya dengan Islam yakni sudah menjadi kemafhuman bersama bahwa genealogi Islam di Nusantara ini adalah darussalam. Islam damai. Islam yang proses persebaran dan pertumbuhannya datang dan masuk melalui sendi-sendi kultur dan budaya. Bukan pendekatan senjata. Suatu proses pendekatan yang kemudian membentuk sebuah karakter keagamaan yang mengilhami semangat kebangsaan.

"Di sinilah bagaimana filosofi Islam Nusantara menjadi fondasi Kebangkitan Nasional. Dr Sutomo dkk sadar betul bahwa agama tidak boleh menjadi kekuatan sentimental yang akan mengganggu persatuan. Agama justru harus menjadi alat mengawal keberagaman. Itulah kenapa pergerakan Budi Utomo senada dengan Sarekat Islam, memilih strategi yang bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan," paparnya.

Ia melanjutkan, menyerap spirit Hari Kebangkitan Nasional, semua orang patut bersyukur bahwa semangat kebangsaan Indonesia diilhami oleh nilai-nilai religiusitas sehingga menjadi bangsa dan negara yang mengedepankan penghormatan atas keberagaman dan kebinekaan.

"Dan inilah ajaran Islam. Allah Subhanahu wa ta'ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, telah menciptakan warga dunia ini bersuku-suku dan berbangsa-bangsa, tidak lain dan tidak bukan, maksud dari penciptaan itu adalah agar mereka saling mengenal dan bekerja sama. Begitu kan?" pungkasnya. 

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya