"Mereka yang ingin mengunjungi kuburan orang yang mereka cintai selama periode ini dapat menggantikan kunjungan dengan membaca tahlil, zikir dan berdoa di rumah untuk diberikan kepada almarhum keluarga dan kerabat," ujar dia, dilansir dari Bernama, Kamis (21/5/2020).
Mohd Shahzihan menambahkan, mereka yang mengelola makam dan makam kerajaan di negara bagian itu, juga diimbau untuk membantu JAIS guna memastikan bahwa keputusan itu dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat.
(Rizka Diputra)