Mendengar pembicaraan itu, Khalifah Umar bin Khatthab terkesan dan keesokan harinya ia menyuruh pegawai istana untuk mencari tahu tentang gadis tersebut. Si pegawai pun menjalankan perintah tersebut.
Khalifah Umar pun mendapatkan fakta tentang gadis pemerah susu itu dan kemudian memanggil putranya, Ashim. Berbicaralah Khalifah Umar kepada putranya;
"Nikahilah gadis yang jujur itu. Aku berharap dari dia akan lahir orang besar yang mampu memimpin bangsa Arab ini," kata Khalifah.