4 Kiat Rutin Mengerjakan Sholat Tahajud

, Jurnalis
Senin 08 Juni 2020 21:57 WIB
Ilustrasi sholat. (Foto: Freepik)
Share :

KAUM Muslimin diajak mengerjakan salah satu ibadah sunah yakni Sholat Tahajud. Banyak keberkahan yang bisa diraih melalui ibadah sholat malam ini.

Walaupun tergolong ibadah sunah, Sholat Tahajud akan memberikan pahala yang melimpah jika melakukan tata cara dan niat dengan sungguh-sungguh untuk mengharap ridha Allah Subhana wa ta'ala.

Sholat Tahajud juga merupakan ibadah yang istimewa. Allah Subhanahu wa ta'ala yang langsung menginformasikannya di dalam kitab suci Alquran. Siapa pun yang mengerjakannya akan disebut sebagai hamba-NYA yang terpuji di mata Allah.

QS Al Isra Ayat 79 menjelaskan keutamaan Sholat Tahajud ini:

Wa minal-laili fa tahajjad bihi nafilatal laka ‘asa ay yab’asaka rabbuka maqamam mahmuda

Artinya: "Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

Sholat Tahajud sebenarnya dapat dilakukan kapan pun di malam hari setelah waktu Sholat Isya hingga masuk waktu Sholat Subuh. Namun, waktu yang terbaik bagi umat Islam untuk mengerjakannya adalah sepertiga akhir pada malam hari yakni sekira pukul 01.00 hingga 04.00 WIB.

Lalu, bagaimana agar setiap kaum Muslimin mencintai Sholat Tahajud? Berikut tipsnya, seperti dikutip dari Sindonews, Senin (8/6/2020):

1. Paksakan diri

Paksakan diri untuk Sholat Tahajud, suka atau tidak, ringan ataupun berat, paksakan diri untuk bangun tengah malam menjelang subuh.

2. Jadikan kebiasaan

Beberapa bentuk paksaan akan berubah menjadi "kebiasaan". Seseorang akan merasa aneh jika tidak Sholat Tahajud. Ia akan terbiasa bangun saat jam Tahajud, walaupun tanpa alarm.

3. Jadikan keharusan

Kebiasaan yang berterusan dilakukan akan berubah menjadi "kemestian". Di tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta Tahajud, lalu akan merasa rugi jika tidak menunaikannya.

4. Menikmatinya 

Pada tahap ini Sholat Tahajud sudah menjadi kemestian. Sholat Tahajud berlama-lama adalah "kenikmatan". 

Sedangkan ketika terlewat tidak Tahajud akan membuat diri resah. Hal yang perlu dilakukan adalah "istikamah" dan mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk Tahajud agar mereka ikut merasakan nikmatnya bertahajud.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻟَﺴَﺎﻋَـﺔً، ﻻَ ﻳُﻮَﺍﻓِﻘُﻬَﺎ ﺭَﺟُـﻞٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ﻳَﺴْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠﻪَ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺍْﻵﺧِﺮَﺓِ ﺇِﻻَّ ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺇِﻳَّﺎﻩُ، ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﻛُﻞَّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ .

Artinya: "Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang Muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam." (HR Muslim) 

Pada waktu inilah hati seorang Muslim lebih lembut dan lebih mudah kembali kepada Allah Subhanahu wa ta'ala serta akan ditingkatkan keimanannya.

Ibnu Taimiyyah berkata:

الناس في آخر اليل يكون في قلوبهم من التوجه و التقرب و الرقة ما لا يوجد في غير ذالك الوقت

Artinya: "Manusia pada akhir malam, keadaan hatinya akan fokus dan dekat kepada Allah serta lembut, di mana tidak didapati keadaan ini kecuali pada waktu tersebut." (Majmu’ Fatawa 5/130)

Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memberi kekuatan untuk istikamah bertahajud kepada setiap umat Islam.

Wallahu A'lam

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya