PEMERINTAH menyatakan Indonesia akan memasuki era kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyebutkan new normal bagi umat Islam harus jadi ajang refleksi diri dan momentum kembali ke fitrah manusia.
“The New Normal dalam kaitannya dengan Idul Fitri ini sejatinya adalah kembali ke fitrah kemanusiaan yang hakiki. Nah, fitrah kemanusiaan kita pahami adalah segenap atau seluruh potensi insani yang ada dalam diri manusia yang berasal dari Sang Pencipta, yaitu kesucian dan kekuatan,” kata Din dalam Silaturahim Ba’da Idul Fitri 1441 H Keluarga Besar Universitas Muhammadiyah Bandung, Rabu (10/6/2020).
Din menerangkan bahwa fitrah kemanusiaan memiliki dimensi ganda, yaitu kesucian dan kekuatan. Jika keduanya dikembangkan secara simultan maka akan melahirkan insan fitri, yaitu manusia dengan kepribadian suci dan kuat. Inilah kepribadian orang-orang yang bertakwa yang merupakan tujuan ibadah-ibadah Ramadan.
Baca juga: Fakir Miskin Punya 5 Kemuliaan yang Tidak Ada pada Orang Kaya
“Dimensi kedua dari fitrah itu adalah kekuatan atau potensi, yaitu berupa daya kekuatan insani yang langsung dari Sang Pencipta yang pararel dengan sifat-sifat nama kebaikan Allah SWT yang kita kenal dengan asmaul husna. Maka jika fitrah kemanusiaan ini kita kembangkan, lahirlah manusia kuat, manusia hebat. Karena itu, saya memahami, The New Normal adalah back to normal, back to fitrah kemanusiaan,” jelas Din seperti dilansir dari laman resmi Muhammadiyah.