Perjalanan berlanjut memasuki kawasan belakang masjid yang merupakan makam Syekh Maulana Maghribi. Dia diyakini sebagai pelopor penyebar agama Islam di Jawa Tengah sebelum era sunan.
Di kawasan makam tersebut terdapat satu bangunan tua dari kayu yang hampir sama tuanya dengan kayu di Masjid Jabal Kamil. Tempat tersebut juga dihiasi kain putih seperti selambu.
Terlihat seorang pria duduk bersila di antara beberapa nisan. Dia menjaga makam yang ramai dikunjungi peziarah setiap Jumat Legi.
Pria tersebut merupakan juru kunci Makam Jabal Kanil bernama Sutarjo. Dialah yang setiap hari merawat dan melayani pengunjung ke tempat yang belum lama ini direkomendasikan sebagai objek cagar budaya Kabupaten Karanganyar oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sragen.
(Hantoro)