Saat ini pangsa pasar produk IKM memang masih didominasi pasar lokal dalam negeri. Dari 4,4 juta IKM di Indonesia, lanjut Sri, sebagian besarnya adalah industri kecil (98 persen) mayoritas industri rumah tangga. Dan dari produksi IKM, 98 persen pasarnya adalah pasar dalam negeri, atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan lokal.
Sri menambahkan, salah satu kendala industri halal yang dihadapi adalah bahan baku yang masih mengandalkan bahan impor.
"Ingredient produk halal masih kebanyakan impor, padahal kita punya potensi besar untuk mensubsitusi bahan-bahan baku impor tersebut. Karena itu, Kemenperin berupaya meningkatkan substitusi impor ini untuk dipenuhi di dalam negeri, dengan pemberdayaan semua sektor dari hulu ke hilir," pungkasnya.
(Rizka Diputra)