PANDEMI global virus corona (covid-19) menyasar semua sektor kehidupan. Di antaranya adalah pendidikan dan sosial keluarga.
Bagi siswa-siswa sekolah, sejak mewabahnya virus corona, diputuskan untuk belajar mandiri di rumah. Mereka diharapkan mendapat bantuan bimbingan belajar dari orangtua dan keluarga terdekat.
Baca juga: Arab Saudi Apresiasi Indonesia sebagai Negara Pertama Dukung Kebijakan Haji
Bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk mendidik anak di saat pandemi covid-19 ini. Semua orangtua dituntut bisa memahami materi pendidikan yang dibutuhkan anaknya. Lalu bagaimana caranya mendidik anak di rumah ketika masa pandemi?
Sekretaris Jenderal Komunitas Dai Daiah Indonesia (KODDIN) Ustadzah Zahroh Sarmili M.Si mengatakan bahwa Allah Subahanahu wa ta'ala langsung mengajarkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.
Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang tidak paham dengan baca dan tulis akhirnya dapat memiliki madrasah idaman, santri yang tebaik adalah Abu Bakar Asy-Sidiq, Ummar bin Khatab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
"Maka dari itu kita harus mencontoh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam mendidik anak-anak kita, dan harus memerhatikan waktu, tempat, serta metode yang digunakan," ungkap Ustadzah Zahroh kepada Okezone, Jumat (26/6/2020).
Baca juga: Hari Antinarkoba Internasional, Ini Alasan Narkoba Haram meski Tak Ada di Zaman Nabi
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
هُوَ ٱلَّذِى بَعَثَ فِى ٱلْأُمِّيِّۦنَ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِهِۦ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبْلُ لَفِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ
Artinya: "Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan hikmah (assunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (QS Al Jumuah: 2)