Pemilihan kualitas yang begitu maksimal inilah yang kemudian membuat Masjidil Haram memiliki daya tari tersendiri bagi umat muslim dari penjuru dunia. Tak hanya karena memiliki Ka’bah di dalamnya yang merupakan kiblat umat Islam, bangunan masjid terbesar di dunia ini juga begitu megah dengan rancangan arsitektur dan material terbaik.
Siapapun yang pernah menyambangi Masjidil Haram pastilah akan takjub dengan kemegahannya. Meski letaknya dikelilingi lembah dan gunung-gunung tandus nan berbatu, namun Masjidil Haram berdiri megah nan kokoh bak permata yang berkilauan.
Segala hal terkait arsitektur maupun infrastruktur Masjidil Haram tentu dipikirkan secara detail oleh pemerintah Arab Saudi. Dirancang sedemikian rupa hingga mendekati sempurna, termasuk dalam memilih material khusus yang digunakan untuk sarana peribadatan di sekitar Ka’bah.
Selama ini tak sedikit anggapan yang mengatakan bahwa hawa sejuk di lantai Masjidil Haram diduga karena adanya mesin pendingin di bagian bawah lantai. Anggapan tersebut ialah sepenuhnya keliru. Hawa dingin yang dirasakan dari lantai itu ialah tak lain karena material lantai marmer yang digunakan tersebut.
(Rizka Diputra)