Merasakan Kehadiran Allah saat Dapat Ujian Hidup

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis
Rabu 05 Agustus 2020 19:37 WIB
Ustadz Hanan Attaki (Instagram)
Share :

“Kebersamaan Allah dengan dirinya saat diuji adalah dengan Allah menghibur dan menenangkan hatinya, dan menghidupkan hatinya dengan nikmat iman,” lanjut pria asal Aceh ini.

Orang yang beriman yang senantiasa mengingat Allah tentu hatinya akan diselimuti dengan rasa tenang. Mereka yang beriman juga dapat dengan mudah merasa tersentuh bila mengingat nama Allah, hatinya bergetar ketika menyebut nama-Nya.

Tak hanya di fase sulit, Allah SWT juga senantiasa akan membersamai hamba-Nya yang beriman saat diberi nikmat. Hal ini bertujuan agar tak terlena dengan segala nikmat yang ada, yang justru berpotensi menjatuhkan mereka pada jurang dosa.

“Jika Allah tidak menjaganya saat diberikan nikmat, maka nikmat itu akan menjadi jalan bagi dia untuk terjerumus di dalam dosa. Justru nikmat itulah yang menjadi penghalang bagi dia untuk mengingat Allah karena ia terlalu sibuk menikmati hidupnya,” kata alumnus Al Azhar Kairo.

Kesibukan duniawi yang disertai dengan berbagai kenikmatan jika tak dibersamai dengan mengingat Allah SWT justru akan menjauhkan seorang hamba dari Allah. Akibat terlalu sibuk, ia menjadi terhalang untuk terbangun mendirikan sholat malam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya