Adam bertanya lagi, "Ya Allah, berapa Engkau berikan umurnya?" Allah menjawab, "Enam puluh tahun."
Beliau berkata, "Ya Allah, tambahkan umurnya empat puluh tahun dari umurku."
Tatkala umur Nabi Adam sudah habis, maka dirinya didatangi malaikat maut. Akan tetapi Nabi Adam enggan dan mendebatnya,
"Bukankah masih tersisa umurku empat puluh tahun lagi?"
Malaikat tersebut menjawab, "Bukankah telah kamu berikan kepada keturunanmu Dawud?"
Rasulullah meneruskan:
Nabi Adam mengingkari janjinya, maka anak keturunannya pun sering ingkar janji, Adam lupa dengan janjinya, sehingga anak keturunannya pun sering lupa, Adam alpa maka anak keturunannya pun menirunya. (Hadits ini shahih. HR Tirmidzi).
(Vitrianda Hilba Siregar)