Kufur Nikmat Tabiat yang Wajib Dihindari, Begini Penjelasannya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis
Selasa 16 Februari 2021 06:00 WIB
Selalulah mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan. (Foto:Freepik)
Share :

JAKARTA - Kufur nikmat sebuah perilaku dan tabiat seseorang yang mengingkari nikmat atau tidak mensyukuri nikmat  Allah.

Kufur nikmat merupakan lawan dari mensyukuri nikmat. Syukur adalah menampakkan pengaruh nikmat yang telah Allah berikan kepada seorang hamba dari hatinya dengan keimanan, dari lisannya dengan pujian dan dari anggota badannya dengan ibadah serta ketaatan.

Baca Juga: Letjen Ali Hamdan Bogra, Selalu Ingatkan Anak Buah hingga Sopir untuk Sholat

Sehingga seorang dapat dikatakan bersyukur jika terpenuhi tiga unsur :

1. Hatinya meyakini bahwa semua nikmat yang didapatkan adalah berasal dari Allah

2. Lisannya memuji Allah

3. Anggota badannya digunakan untuk beramal saleh

Ustaz Ndaru Tri Utomo, S.Si menjelaskan, barangsiapa yang tidak merealisasikan ketiga perkara tersebut, maka ia telah terjatuh dalam kufur nikmat.

Syaikh Shalih bin Abdul Aziz alu Syaikh menjelaskan dalam kitab At-Tamhid : “Maka wajib bagi seorang hamba memahami benar-benar bahwa setiap nikmat adalah berasal dari Allah. Kesempurnaan tauhid tidak mungkin terwujud tanpa sikap penyandaran setiap nikmat kepada Allah. Penyandaran nikmat kepada selain Allah merupakan kekurangan dari kesempurnaan tauhid dan termasuk dalam kesyirikan kepada Allah”

Baca Juga:  Dajjal Akan Muncul dari Timur dan Mengaku Tuhan untuk Menipu Manusia

Seringkali dijumpai, sebagian orang menyandarkan nikmat yang ia terima kepada selain Allah. Misalnya seorang ketika dalam kesulitan (yang disertai kegelisahan hati), tiba-tiba temannya datang memberikan pertolongan. Kemudian serta merta hati dia menjadi tenang dan mengucapkan “Untung ada kamu, coba kalau tidak, pasti akan terjadi bigini dan begitu”.

Dikutip dari laman muslim or id pada Selasa  (16/2/2021) disebutkan maka hal ini adalah keliru. Karena sesungguhnya nikmat pertolongan itu datang dari Allah ta’ala. Allah menjadikan sebab datangnya seseorang untuk terwujudnya pertolongan. Sudah sepatutnya kita menyandarkan hati/tawakal hanya kepada Allah dan bersyukur kepada-Nya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya