5. Gerhana matahari mini (628)
Pada waktu gerhana matahari satu ini, jika konversikan gerhana tersebut terjadi pada 26 Jumadil Awal tahun ke-7 hijriah dengan durasi gerhana 59 menit 46 detik.
Fenomena ini lagi-lagi tidak mendapatkan riwayat yang menguatkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menjalankan sholat gerhana pada saat itu. Namun ada alasan lain, kemungkinan karena gerhana ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sebab piringan matahari yang tertutup hanya 12 persen.
6. Gerhana bulan (629)
Gerhana itu merupakan gerhana bulan total yang terjadi selama 1 jam 40 menit 31 detik. Apabila dikonversikan saat itu jatuh pada tanggal 10 atau 11 Dzulqaidah tahun ke-7 hijriah. Namun karena terjadi pada waktu mulai berakhirnya musim dingin, aktivitas masyarakat Arab saat itu masih rendah.
Baca juga: Besok Gerhana Matahari Cincin, Ini 5 Amalan yang Dianjurkan ketika Terjadi Gerhana
7. Gerhana bulan sebagian (630)
Gerhana ini bertepatan dengan 10 atau 11 Dzulqaidah tahun ke-8 hijriah. Durasi gerhana ini mencapai 2 jam 42 menit 47 detik dengan besar gerhana 68 persen saat waktu Maghrib. Tapi saat itu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam tidak menjalankan sholat gerhana karena kemungkinan awal gerhana terjadi sebelum bulan terbit.
Sehingga ketika terbit bulan, sudah dalam keadaan gerhana. Kemudian 23 menit setelah matahari terbenam (waktu Maghrib) gerhana sudah berakhir. Gerhana ini mungkin juga tidak tersadari oleh masyarakat Madinah kala itu.
8. Gerhana matahari (632)
Inilah gerhana di mana Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam diriwayatkan melakukan sholat berjamaah. Pada tahun 632 masehi, bertepatan dengan 25 atau 26 Syawal tahun ke-10 hijriah. Saat itu, jalur gerhana melewati sejumlah negara di antaranya, Afrika, Arab Selatan, India, dan Asia Tengah.
Wallau a'lam bishawab.
(Hantoro)