Ma'ruf berujar, dirinya menggunakan kata 'bersama-sama' karena pada dasarnya penanganan pandemi Covid-19 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat termasuk ulama di dalamnya.
Baca Juga: Sholat Idul Adha di Rumah, Apa Iya Tanda Akhir Zaman?
"Menanggulangi Covid-19 tanggung jawab kebangsaan dan kenegaraan. Tapi juga termasuk tanggung jawab keagamaan sekaligus. Dua tanggung jawab ini bagian dari pada tanggung jawab ulama," tuturnya.
Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menerangkan bahwa kebahayaan virus corona sudah luar biasa. Banyak yang menjadi korban dari ganasnya pandemi ini, mulai dari masyarakat umum, tenaga kesehatan hingga para ulama.
Baca Juga: Gadis Penghafal Al-Quran Meninggal Dunia Saat Bacakan Surat Yunus Ayat ke-4