JAKARTA - Sholat Tarawih 23 rakaat (20 Tarawih + 3 witir) menjadi tradisi utama di masjid-masjid Nahdlatul Ulama (NU) selama Ramadhan. Dua puluh rakaat tarawih dibagi 10 kali salam (masing-masing 2 rakaat), diikuti witir 3 rakaat, sesuai ijma' sahabat dan mazhab Syafi'i. Urutan surat biasa dibaca imam jahar, makmum diam.
Meski tidak ada ketentuan khusus untuk membaca surat tertentu pada sholat tarawih dan sholat witir, sebagian ulama menganjurkan untuk membaca surat tertentu pada sholat tarawih dan sholat witir berdasarkan kaidah membaca Al-Qur'an secara berurutan.
Dilansir NU Online, susunan surat pada sholat tarawih berikut dikutip dari Kitab Perukunan Melayu.
Berikut ini susunan bacaan surat Al-Qur’an pada sholat tarawih untuk 15 hari pertama bulan Ramadhan.
1. Surat Al-Fatihah dan Surat At-Takatsur (rakaat pertama)
Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
2. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ashr (rakaat pertama)
Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
3. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Humazah (rakaat pertama)
Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
4. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Fil (rakaat pertama)
Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
5. Surat Al-Fatihah dan Surat Quraisy (rakaat pertama)
Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
6. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ma’un (rakaat pertama)
Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)