Bepergian pada Malam Hari Ternyata Sunah Rasulullah, Ini Keutamaannya

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 08 September 2021 14:22 WIB
Ilustrasi sunah bepergian pada malam hari. (Foto: Shutterstock)
Share :

Ustadz Ainul Yaqin melanjutkan, pada dasarnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam memang menganjurkan melakukan perjalanan pada malam hari. Namun, bukan berarti pada pagi atau siang hari tidak diperbolehkan.

"Nabi menganjurkan perjalanan di malam hari salah satu alasannya adalah keluasan waktu yang lebih, di mana pertimbangan jarak waktu sholat antara Isya dan Subuh lebih panjang. Sehingga seseorang dalam perjalanan tidak waswas, lebih tenang, nyaman, sebab sudah terlaksana kewajiban salatnya," ucapnya.

Baca juga: 10 Inspirasi Nama Anak Laki-Laki Islami, Maknanya Cerdas dan Penuh Kedamaian 

Selanjutnya, perjalanan malam tidak akan terasa berat, sebab cuaca akan lebih bersahabat, jauh dari terik matahari. Walaupun saat ini kendaraan lebih canggih, tetapi perjalanan pada malam tetap banyak manfaatnya. Bisa istirahat dan segar pagi harinya, misalnya naik kereta atau bus.

Kemudian terdapat makna tersirat dari perjalanan malam, yaitu menunjukkan bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan peluang untuk mencari karunia hidup, tidak hanya di pagi dan siang hari saja.

"Malam pun banyak kesempatan, hidup tidak hanya puas dari satu kesempatan, harus tetap semangat dan menggali semua kesempatan Allah di waktu apa pun, baik urusan duniawi apalagi akhirat," kata Ustadz Ainul Yaqin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya