Syekh Ali Jaber mengatakan, memarahi suami termasuk dosa, maka itu diharuskan mengacu pada petunjuk Allah Subhanahu wa ta'ala dan hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam untuk mengikuti aturan-Nya agar tidak salah dalam bertingkah laku.
"Mencaci-maki suami adalah dosa, apalagi jika suami orang baik atau orang salih. Jika istri suka emosi, suka marah, itu bisa masalah. Malah ada ancaman dari sebuah hadis, dilaknat oleh malaikat sepanjang malam sampai suaminya ridha," ujarnya.
Baca juga: Begini Cara Mudah dan Cepat Menghafal Al-Quran Ala Syekh Ali Jaber
Menjadi suami atau istri sama-sama berat untuk dijalani perannya. Jika suami tidak dapat melaksanakan kewajiban, istri jangan membalas dengan tidak melaksanakan kewajiban sebagai istri. Baik suami maupun istri jangan saling menuntut dan membalas.
"Sebenarnya dua-duanya posisinya berat dan kewajiban suami lebih banyak dari kewajiban istri. Tapi jika suami tidak mampu memenuhi semua kewajibannya, istri harus tetap memenuhi kewajibannya. Jangan menjadi saling tuntut dan saling balas: Kalau kamu baik, saya akan jadi baik. Kalau kamu kurang ajar, saya akan lebih kurang ajar," ucapnya.
Wallahu a'lam bishawab.
Baca juga: Anjuran Nabi Muhammad SAW Soal Baju Selama Ramadhan
(Hantoro)