AWAL Bulan Rajab tahun ini jatuh pada 1 Februari 2020, dan menjadi momen umat Islam memperbanyak doa dan wirid sebagaimana yang dilakukan ulama-ulama terdahulu.
Bulan Rajab sendiri, adalah salah satu bulan haram atau bulan paling dicintai Allah.
"Ulama-ulama shalih banyak menjadikan Rajab sebagai momen istimewa untuk memperbanyak ibadah, termasuk memperbanyak istighfar dan doa," ujar Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin kepada Okezone.
Berikut adalah bacaan doa dan wirid/zikir pada bulan Rajab:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Arti doa itu yakni: "Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan." (Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir).
Kemudian dilanjutkan dengan bacaan berikut ini:
Robbighfirli Warhamni Watub 'Alayya 70x
Selanjutnya, membaca doa berikut ini tiga kali pada pagi, siang dan sore:
للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allohumma anta robbi, la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzubika min syarri ma shona’tu, abu–u laka bini’matika ‘alayya wa abu-u bidzambi faghfirli fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.