KISAH Nabi Hud Alaihissallam sangat penting diketahui kaum Muslimin. Tersimpan faedah besar di balik sosok nabi keempat tersebut. Nabi Hud diutus oleh Allah Subhanahu wa ta'ala untuk menyelamatkan kaum 'Ad. Kaum ini hampir serupa dengan kaum Nabi Nuh Alaihissallam yang menyembah berhala.
Kaum 'Ad dikenal sebagai kaum yang sejahtera. Mereka percaya bahwa berhala dapat memberikan perlindungan, kebahagiaan, kebaikan, keuntungan, serta dapat menjauhi segala musibah sehingga tidak berhenti sujud pada berhala tersebut.
Baca juga: Kisah Nabi Ilyas Terus Berdakwah meski Didustakan Kaum Penyembah Berhala
Hal tersebut dikarenakan mereka berkeyakinan kepada benda dan lahiriah, bukan kepada nilai moral dan akhlak, sehingga banyak kerusuhan serta tindakan sewenang-wenang.
Nabi Hud Alaihissallam diperintahkan Allah Subhanahu wa ta'ala untuk meluruskan kembali kehidupan kaum 'Ad yang telah menyimpang dari ajaran agama dari nabi terdahulu. Namun, mereka menolak ajakan dan dakwah Nabi Hud. Mereka menilai bahwa ajakan dan dakwah Nabi Hud membuat mereka jauh dari tuhan berhalanya.
Baca juga: Kisah Nabi Zakaria Dikaruniai Putra, padahal Istrinya Divonis Mandul, Ini Sebabnya
Mereka tidak percaya dengan ajaran dan dakwah Nabi Hud Alaihissallam, termasuk kehidupan setelah kematian. Nabi Hud pun memperingatkan adanya azab dari Allah Subhanahu wa ta'ala atas kaum 'Ad. Allah Ta'ala pun memberikan dua azab kepada kaum 'Ad. Azab pertama, Allah Ta'ala memberikan kekeringan kepada kaum 'Ad.
Azab kedua, Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan awan hitam. Kaum 'Ad menyambut awan hitam tersebut yang diindikasikan sebuah hujan yang dapat mengakhiri kekeringan di tanah mereka. Namun, Nabi Hud Alaihissallam memperingatkan bahwa awan tersebut bukanlah hujan, melainkan badai untuk membuktikan kata-katanya saat itu.
Baca juga: Kisah Nabi Ismail Sabar Luar Biasa saat Pisau Kurban Sudah Menempel di Lehernya
Baca juga: 5 Kaum yang Diazab dan Dimusnahkan Allah, Ada yang Ditimpa Awan Panas Hitam
Makin dekat, awan hitam tersebut menerbangkan seluruh benda yang berada di dekatnya, termasuk hewan ternak. Kaum 'Ad menjadi panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Bencana badai itu pun berlangsung 8 hari 7 malam sehingga menyapu peradaban kaum 'Ad.
Nabi Hud Alaihissallam dan para pengikutnya diberikan perlindungan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Setelah hilangnya peradaban di kaum 'Ad, Nabi Hud Alaihissallam bersama para pengikutnya pun berhijrah menuju Hadramaut dan menghabiskan sisa hidupnya di sana.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)