Akan tetapi buah yang dimaksud adalah buah yang berasal dari kampung, bukan hasil impor. Apalagi anggur hasil impor yang tanpa biji. Buah itu disebut bahaya karena kemungkinan sudah tercampur beberapa bahan kimia hasil eksperimen di lab.
"Anggur yang enggak ada biji jangan dimakan. Sebab kalau dulu moyangnya si buah-buahan itu ada biji, terus sekarang enggak ada biji, kemungkinan yang sekarang dibuat di lab," ujar Ustadz dr Zaidul Akbar.
Baca juga: 3 Amal Salih Berpahala Besar Menyambut Ramadan, Dikerjakan pada Akhir Syaban
Baca juga: Ini Cara Bayar Utang Puasa Ramadan jika Lupa Jumlahnya
Ia menegaskan lagi, buah tanpa biji itu menandakan pertumbuhannya telah terkontaminasi dengan bahan-bahan yang tidak sehat untuk kesehatan dan hormon. Oleh karena itu, Ustadz dr Zaidul Akbar menyarankan para perempuan mengonsumsi makanan yang terbuat alami agar hormonnya tidak terganggu.
"Intinya kita harus mencari makanan yang alami saja untuk kesehatan tubuh," pungkasnya. Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)