JAKARTA - Puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT pada saat siang hari bulan puasa seperti makan, minum, dan berhubungan intim, padahal ketiganya diperbolehkan untuk dikonsumsi dan dilakukan di luar bulan puasa, selama memenuhi kaidah kehalalan dalam ajaran Islam.
Ketika bulan Ramadan tiba, bagi seorang Muslim yang diwajibkan berpuasa, maka hal-hal tersebut menjadi haram untuk dikonsumsi dan dilakukan. Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa seorang Muslim tidak boleh makan dan minum ketika berpuasa? Rahasia apa yang terkandung dalam pelarangan tersebut?
Imam Abu al-Hasan ‘Ali bin Muhammad al-Mawardi menjelaskan dalam karyanya yang bertajuk Adab al-Dunya wa al-Din bahwa pelarangan makan dan minum bertujuan untuk membangun kesadaran diri seorang Muslim bahwasanya dirinya bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa.
Ketika berpuasa, seorang Muslim akan menyadari bahwa dirinya membutuhkan makanan dan minuman, meskipun hanya sesuap nasi dan seteguk air. Hal ini menunjukkan betapa lemahnya manusia karena masih bergantung pada hal-hal sepele.
Dalam penggalan surat al-Maidah, ayat 28, Allah SWT sudah menyinggung bahwa manusia adalah makhluk yang lemah.