8 Fakta MCH Beri Informasi hingga Layani Jamah Haji, Menag: Ini Tugas Mulia

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 26 Mei 2022 06:55 WIB
Tim Media Center Haji 2022 (Foto: Kemenag)
Share :

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menaruh harapan kepada seluruh petugas haji, khususnya Media Center Haji (MCH) 2022 selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Sebab, keberadaan MCH diharapkan menjawab ekpektasi terkait layanan informasi, konfirmasi dan edukasi publik perihal penyelenggaraan ibadah haji.

Berikut fakta-fakta MCH 2022 seperti dirangkum, Jakarta, Kamis (26/5/2022).

1. Menag Minta Jaga Kesehatan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta para petugas untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan jelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Baca juga: Jadwal Lengkap Makan Jamaah Haji RI di Arab Saudi, Ini Rinciannya

"Terima kasih kepada sahabat sekalian karena berkenan bergabung dengan petugas haji, spesifiknya MCH. Saya menyakini tugas mulia ini bisa dibilang mudah dan bisa juga dibilang penuh tantangan," kata Yaqut saat silaturahmi dan menyapa puluhan jurnalis yang berasal dari media nasional, media komunitas, serta tim Humas dalam kegiatan Edukasi Media Center di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022).

Baca juga: Jamaah Haji Khusus Dapat Imbal Hasil Kelolaan BPKH, Segini Jumlahnya

2. Cerita Menag Usai Pulang dari Arab Saudi

Gus Men sapaan akrab Menag yang baru pulang dari kunjungan kerjanya ke Saudi untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M mengatakan, saat ini cuaca di Saudi memasuki musim panas.

"Saat di Saudi sehabis Subuh saya keluar untuk olahraga dan cuaca di sana mencapai 40 derajat celcius. Siangnya berkisar 44-46 derajat celcius. Informasi yang disampaikan Menteri Haji Saudi, puncak musim panas di Saudi bisa mencapai 50 derajat celcius," ujar Menag.

"Saya tanya sampai berapa lama cuaca seperti ini, dijawab Menteri Haji Saudi setidaknya akan berlangsung selama 7 tahun ke depan baru cuaca akan kembali normal. Tantangan cuaca ini luar biasa," sambungnya.

3. Optimistis Dapat Ikut Rangkaian Ibadah Haji

Meski demikian, Menag optimis jemaah dapat mengikuti rangkaian ibadah haji, tapi harus menjaga kesiapan dan kesehatan fisik.

Baca juga: Ibadah Haji dan Umrah Tak Terpengaruh Dampak Larangan Warga Saudi ke Indonesia

"Jaga fisik, kesehatan dan selalu membawa air mineral untuk menghindari dehidrasi. Banyak tantangan selain cuaca, tantangan kedua lamanya sahabat bertugas di sana. Saya harus sampaikan ketika jemaah pulang akan ada tantangan lainnya yaitu keinginan untuk pulang ke Tanah Air," ujar Menag.

4. Pesan Menag ke MCH 2022

Menag juga berpesan kepada tim MCH 1443H/2022M untuk tidak kaku dengan tugas spesifik selama di Saudi. Misalnya dengan membantu jamaah yang tersesat untuk bisa kembali dengan kloternya masing-masing.

Baca juga: Cara Pakai Kain Ihram bagi Calon Jamaah Haji, Disarankan Pakai Ikat Pinggang

"Kita berangkat sebagai petugas dan memberikan pelayanan kepada jamaah dengan tugas spesifik. Kabari keluarga jemaah di tanah air sehingga mereka bisa memantau informasi setiap harinya," harap Menag.

"Sehingga keluarga di tanah air bisa memantau setiap hari agar yang ditinggalkan di tanah air bisa tenang," lanjutnya.

5. Tugas dan Fungsi MCH

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali mengatakan Media Center Haji (MCH) adalah pusat kegiatan peliputan, informasi dan publikasi tentang kegiatan penyelenggaraan ibadah haji, baik di tanah air maupun di Arab Saudi.

"Keberadaan MCH diharapkan menjawab ekpektasi terkait layanan informasi, konfirmasi dan edukasi publik," kata Nizar saat membuka kegiatan Edukasi Media Center di Kantor Kementerian Agama.

6. Bertugas di 3 Daerah Kerja

MCH 2022 terdiri dari para jurnalis yang berasal dari media nasional, media komunitas, serta tim Humas Kemenag. Tim ini akan bertugas di tiga Daerah Kerja (Daker), yakni: Makkah, Madinah dan Bandara, dengan masa tugas selama 62 sampai 74 hari.

Baca juga: Masih Ada Sisa 2.531, Ini Prioritas Jamaah Cadangan Isi Kuota Haji 2022

"MCH selama ini terbukti berperan penting dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. Sukses layanan informasi pada peristiwa jatuhnya crane dan desak-desakan jemaah di Mina pada 2015 misalnya, tidak terlepas dari peran penting MCH," kata Nizar Ali.

Nizar Ali menyampaikan bahwa MCH menjadi pusat kegiatan peliputan, informasi, dan publikasi tentang kegiatan penyelenggaraan ibadah haji, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Keberadaan MCH diharapkan menjawab ekspektasi terkait layanan informasi, konfirmasi, dan edukasi publik.

Baca juga: Arab Saudi Larang Warganya ke RI, Menag Sebut Tak Pengaruhi Ibadah Haji 2022

"MCH selama ini terbukti berperan penting dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. Misalnya, sukses layanan informasi pada peristiwa jatuhnya crane dan desak-desakan jemaah di Mina pada 2015, tidak terlepas dari peran penting MCH," terang Nizar Ali.

7. Edukasi ke Jamaah dan Keluarga

Pelaksanaan haji 2022 digelar dalam suasana pandemi, lanjut Nizar Ali, diperkirakan juga dalam cuaca yang sangat panas. Keberadaan MCH juga sangat penting dalam mengedukasi jemaah beserta keluarganya akan pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan disiplin dalam perilaku hidup sehat.

Selain itu, kata Nizar, edukasi kepada masyarakat juga diperlukan antara lain dalam menginformasikan layanan fasilitas yang disiapkan pemerintah, peta lokasi perhajian, pola hidup dan tradisi di Arab Saudi, dan pentingnya menjaga keseimbangan ibadah dan kesehatan.

"Musim haji tahun ini juga dihadapkan pada tantangan hoaks dan konten-konten tidak faktual yang justru seringkali viral di tengah masyarakat. MCH bisa menjadi wahana verifikasi dan konfirmasi terkait isu-isu faktual yang sebenarnya," harap Nizar Ali.

8. Bisa Melaksanakan Ibadah Haji

Nizar Ali menjelaskan bahwa tim MCH dan petugas lainnya juga mendapatkan hak untuk melaksanakan ibadah haji. Ini tentu menjadi kesempatan yang sangat mahal dan berharga, karena antrian jamaah haji yang demikian panjang.

"Selamat bertugas, semoga sukses dalam tugasnya dan mabrur hajinya," tutup Nizar Ali.

Baca juga: 2.531 Sisa Kuota Haji Diisi Jamaah Berstatus Cadangan, Ini Penjelasan Kemenag

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya