Tukah bersyukur akhirnya tahun ini, ia dijadwalkan bisa berangkat haji. Masuk dalam kloter dua puluh, wanita satu anak ini, mengatakan tidak banyak persiapan berlebihan. Selain menyiapkan dua koper, berisi pakaian, obat obatan dan perlengkapan haji secukupnya.
"Saya fokus menjaga kesehatan, dan lebih banyak berkegiatan di rumah," jelasnya lagi.
Perjuangan dan kesabaran tukah bekerja, berbuah manis setelah 20 tahun. Selain bisa melunasi biaya pembayaran haji sebesar Rp37,5 juta, ia juga memiliki cukup uang saku selama berada di Tanah Suci.
(Khafid Mardiyansyah)