Antisipasi Badai Pasir, Jamaah Haji RI Wajib Pakai Masker

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 17 Juni 2022 10:35 WIB
Jamaah Haji wajib pakai masker (Foto Okezone/Dani)
Share :

MAKKAH - Jamaah haji Indonesia diminta selalu pakai masker untuk antisipasi badai pasir yang menerjang Arab Saudi. Fenomena badai pasir di Arab Saudi tidak bisa diprediksi.

"Badai pasir, cuaca tidak bisa diprediksi. Tidak ada warning sama di Indonesia, kita tidak bisa menebak angin puting beliung. Kalau tornado di AS kita bisa lihat. Di sini banyak terjadi puting beliung," kata Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah Muhammad Imran di KKHI Makkah, Kamis (16/6/2022).

Fenomena badai pasir yang tidak bisa diprediksi, jamaah haji diminta wajib pakai masker maupun tetap perbanyak minum air. Hal ini mengingat cuaca panas di Arab Saudi rata-rata suhu mencapai 42-46 derajat celcius.

"Keluar rumah mesti pakai masker. Karena kita tidak tahu, apalagi di sini pasir," katanya.

Sebab, dampak bahaya badai pasir bisa menganggu kesehatan para jamaah haji Indonesi. "Sesak nafas, mata bisa terjadi infeksi merah dan yang kena penyakit nafas, bukan hanya yang kena paru-paru saja," katanya.

Sebelumnya, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Mukhammad Khanif mengatakan, badai pasir merupakan fenomena yang ada di Arab Saudi, sehingga pihaknya mengimbau kepada jamaah haji agar selalu mewaspadai potensi badai pasir jika terjadi karena debunya bisa membahayakan penglihatan.

"Tapi tidak hanya badai juga tetapi juga cuaca panas di Makkah siang hari ini. Mungkin dua hal ini yang perlu diwaspadai jamaah haji, sehingga bisa terhindar dari hal-hal yang kita tidak inginkan," kata Khanif di Kantor Daker Makkah.

Saat ini rata-rata suhu di Arab Saudi, khususnya di Makkah mencapai 42-46 derajat celcius. Untuk itu, Khanif mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia selalu menghindari paparan langsung dari sinar matahari kemudian minum air sebelum haus, membasahi kulit dengan semprotan air, jangan menggunakan pakaian yang gelap hingga selalu menggunakan alas kaki ketika berada di luar ruangan atau gedung.

"Untuk debu sendiri kita tahu bahwa debu itu membawa partikel-partikel kecil dari pasir sehingga mengkhawatirkan kalau kita tidak menutup, menghindar dari itu mengakibatkan kesehatan kita juga," katanya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya