Sebab, cuaca panas di Makkah akan menjadi tantangan saat pelaksanaan wukuf di Arafah hingga bermalam di Mina meski tenda-tenda jamaah sudah dilengkapi AC baru lebih dingin.
"Jadi artinya, butuh tenaga ekstra. makanya jadi tolong, setelah tanggal 5, dari sekarang juga sih, jangan terlalu diforsir tenaganya, sehingga jamaah bisa laksanakan ibadah wukuf yang yang merupakan inti dari ibadah haji," katanya.
Nantinya operasional bus shalawat akan kembali normal setelah puncak haji. Jamaah yang masih berada di Makkah masih bisa menggunakan bus shalawat hingga jadwal kepulangan ke Tanah Air
"Jadi bus tersebut akan dikembalikan ke posisi posisi masing masing, yang bus shalawat akan langsung menempati posnya di pos shalawat, kemudian bus antar kota pun mereka akan siap siap mengantar baik dari Makkah ke Jeddah atau dari Makkah ke Madinah," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)