Keempat, berdzikir setelah sholat sangat dianjurkan Nabi Shallallahu alaihi wassallam sebagaimana tuntunan dzikir yang telah diajarkannya diriwayatkan Tsauban:
"Apabila Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam selesai dari sholatnya, ia beristighfar tiga kali, dan berdoa: Ya Allah Engkau adalah kedamaian, dan dari-Mu jua kedamaian, Engkau maha memberkahi, pemilik keagungan dan kemuliaan." (HR Muslim, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Sementara Imam Ahmad, Ibnu Khuzaimah, dan An-Nasa'i menambah lafadz "ya", sehingga (berarti) wahai pemilik keagungan dan kemuliaan).
Kelima, hendaklah seorang yang telah sholat fardhu tidak langsung meneruskan sholat sunnah sebelum bergesar maju atau mundur, bergeser ke kiri atau ke kanan, keluar atau berbicara, sebagaimana perintah Nabi Shallallahu alaihi wassallam yang diriwayatkan Abdurrahman bin Sabit Radhiyallahu anhu:
"Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda: Apabila salah seorang di antara kalian selesai sholat wajib, lalu ia hendak sholat sunnah, maka hendaklah dia maju sedikit atau mundur sedikit, atau bergeser ke kanan atau ke kiri." (HR Abdur Razaq)
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)