Riwayat hadits tersebut menjelaskan bahwa janji Allah Subhanahu wa ta'ala tidak pernah ingkar. Seburuk apa pun umat Islam jika sudah bertobat dan suci dari dosa-dosa maka akan dimasukkan ke surga-Nya.
Janji tersebut tertulis dalam Alquran, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidaklah mengingkari janjinya." (QS Ali Imran: 9)
Kemudian Nabi Shallallahu alaihi wassallam juga pernah berkata bahwa betapa beruntungnya manusia yang telah menjadi umatnya karena sudah dijamin masuk surga. Rasulullah bersabda:
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى ؟ قَالَ : مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى
Artinya: "Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah? Beliau bersabda, 'Barangsiapa menaatiku akan masuk surga, barang siapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga'." (HR Bukhari)
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)