Pernikahan Kaesang dan Erina, Ini 5 Keutamaan Membangun Rumah Tangga Menurut Islam

Hantoro, Jurnalis
Minggu 11 Desember 2022 09:31 WIB
Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. (Foto: Instagram @kaesangp)
Share :

PUTRA bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Kaesang Pangarep telah sah menikahi Erina Gudono. Akad nikah dilakukan pada Sabtu 10 Desember 2022 siang di Yogyakarta. Kemudian resepsi pernikahan digelar hari ini di Kota Solo.

Terkait pernikahan, Islam telah mengajarkan bahwa setiap umat yang telah mampu secara lahir batin untuk segera menikah. Menikah termasuk salah satu ibadah dan memiliki keutamaan luar biasa besar.

BACA JUGA:Doa Pengantin Baru, Yuk Bacakan untuk Kaesang dan Erina 

Dikutip dari laman Rumaysho, dijelaskan dalil-dalil disyariatkannya menikah yakni:

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS An-Nuur: 32) 

 

Disebutkan dalam hadits bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala akan senantiasa menolong orang yang ingin menjaga kesucian dirinya lewat menikah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang tiga golongan yang pasti mendapat pertolongan Allah. Di antaranya:

وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ

"… seorang yang menikah karena ingin menjaga kesuciannya." (HR An-Nasa'i nomor 3218, At-Tirmidzi: 1655. Syekh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

BACA JUGA:Pernikahan Kaesang Jadi Ajang Reunian Rafathar dan Jan Ethes 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

"Wahai para pemuda, barang siapa yang memiliki baa-ah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya." (HR Bukhari nomor 5065 dan Muslim: 1400) 

Adapun keutamaan membangun rumah tangga melalui ikatan pernikahan menurut Islam adalah sebagai berikut:

1. Menyempurnakan separuh agama

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نَصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

"Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya." (HR Al Baihaqi dalam kitab Syu'abul Iman. Dishahihkan Syekh Al Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah nomor 625)

2. Membuka pintu rezeki

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nuur: 32).

Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:

اِلْتَمِسُوا الغِنَى فِي النِّكَاحِ

"Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah." (Diriwayatkan dari Ibnu Jarir). Imam Al Baghawi menyatakan pula bahwa 'Umar menyatakan seperti itu pula. Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5:533.

3. Membuat hati makin tenang dan sejuk 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

"Dan orang orang yang berkata: 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (QS Al Furqon: 74) 

4. Jadi kebanggaan Rasulullah

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تزوجوا فإني مكاثر بكم يوم القيامة

"Menikahlah kalian. Karena aku begitu bangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat." (Shahih. HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa'i)

5. Menjalankan sunnah para rasul

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan." (QS Ar-Ra'du: 38). Ini menunjukkan bahwa para rasul itu menikah dan memiliki keturunan.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya