Jamaah Haji Indonesia yang Meninggal Dunia Dapat Asuransi

Maruf El Rumi, Jurnalis
Sabtu 03 Juni 2023 04:49 WIB
Jamaah haji meninggal. (Maruf)
Share :

DAFTAR jamaah haji Indonesia meninggal kembali bertambah. Menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag), jamaah haji yang meninggal sampai Jumat (3/6) pukul 23.00 WAS, berjumlah 9 orang.

Jamaah kesembilan yang meninggal adalah Tasmi Kasan Mukri dari Embarkasi Solo Kloter SOC 13. Almarhum meninggal pada pukul 13.44 WIB. Almarhum meninggal setelah mendapat perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

"Yang meninggal akan mendapat badal haji dan asuransi," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mandinah Zaenal Muttaqin, Jumat (2/6/2023).

Sebelumnya, Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan, asuransi diberikan sejak jamaah masuk asrama, waktu pemberangkatan, dan ketika mereka masih di asrama saat pemulangan. Dijelaskan Saiful, jika setelah masuk asrama wafat, jemaah dapat asuransi sesuai BIPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) yang disetorkan.

"Kalau kecelakaan, ada hitungannya. Tahun lalu tidak ada asuransi kecelakaan, tahun ini ada. Ada juga extra cover. Jemaah haji yang wafat di pesawat, akan mendapat extra cover sebesar Rp125 juta. Ini bagian dari upaya perlindungan jemaah," tutur Saiful saat meninjau kesiapan Asrama Haji Indramayu di Indramayu, Jumat (5/5/2023).

Sebelum Tasmi, jamaah yang meninggal adalah Masrikan Rejo Nasikun dari embarkasi Solo Kloter SOC 4. Selain itu, ada Suryati Busir dari SUB 2 dan Nia Kurniasih (JKS 2). Suryati meninggal pada pukul 18.20 WAR sedangkan Pada 15.08. Belum ada keterangan resmi penyebab keduanya meninggal.

Jamaah yang meninggal terbanyak dari embarkasi Surabaya, sebanyak empat orang. Tiga jamaah Surabaya lainnya adalah Ahmad Sudahak Riduwan (SUB 9), Langen Delem Dussalam (SUB 1), dan Ibnu Syahid Dasjil (SUB 2).

Sementara Solo ada dua jamaah lain sebelum Tami; Suprapto Tarlim Kerto Wijoyo (SOC 3), Masrikun Rejo Nasikun (SOC 4). Sisanya jamaah yang meninggal berasal dari Jakarta Bekasi, Nia dan Aminah Ayu Sunarta (JKS 7).

"Kita dari pemerintah Indonesia mengupayakan semua jemaah Indonesia dimakamkan di makam Baqi, bekerja sama Muasasah, dan pengurus Masjid Nabawi, yang 4 sudah dimakamkan di Baqi, " tambahnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya