Catatan dan pengalaman Indonesia dan Malaysia sama, ada layanan yang perlu ditingkatkan di masa yang akan datang, terutama dalam Mashariq ataupun yang lain, agar jemaah dari Indonesia maupun Malaysia bisa mendapatkan layanan yang sudah seharusnya.
"Misalnya Sanitasi ingin kita perbaiki, makanan dan minumannya, termasuk ketetapan waktu. Apalagi jumlah lansia juga cukup tinggi. Ke depan kita ingin membuat model penyelengaraan haji yang lebih profesional," kata Hilman.
(Angkasa Yudhistira)