ADA kisah berbeda dirasakan jamaah haji bernama Roeli Winarni asal Kota Denpasar, Provinsi Bali. Ia mengaku banyak mendapat kejutan atau surprise pada penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M.
Roeli mengaku terkejut karena layanan ibadah haji 2023 yang diterima tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Ia tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 46 Embarkasi Surabaya (SUB 46).
Sebelum berangkat, dirinya mengaku mendapat informasi ada banyak pengurangan layanan bagi jamaah haji 2023. Roeli misalnya menyebut tahun ini jamaah haji tidak mendapat gelang identitas dan makan hanya dua kali sehari.
Padahal jika dibandingkan tahun sebelumnya, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang harus dibayar jamaah lebih mahal.