Sholat Apa yang Bisa untuk Melunasi Utang?

Hafid Fuad, Jurnalis
Senin 16 Oktober 2023 22:25 WIB
Ilustrasi untuk sholat yang bisa lnasi utang (Foto: Freepik)
Share :

SHOLAT apa yang bisa untuk melunasi utang? Hal ini ternyata cukup banyak ditanyakan kaum Muslimin. Islam sendiri adalah agama memiliki amalan sangat lengkap untuk berbagai kebutuhan pemeluknya, baik urusan dunia ataupun akhirat.

Sebagai Muslim sudah seharusnya selalu kembali kepada Yang Maha Pencipta yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sehingga, salah satu yang umum dikeluhkan oleh manusia yaitu agar bisa terbebas dari utang.

Sudah sepantasnya bila kita berutang maka langsung memohon dengan berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam membayarnya.

Dilansir dari berbagai sumber, Senin 16/10/2023), terdapat sholat hajat bagi umat Muslim yang ingin dimudahkan untuk membayar utang.

Karena dalam Islam, utang merupakan salah satu topik serius. Sifat utang harus dilunasi karena ini tidak hanya masalah di dunia saja melainkan berlanjut hingga ke akhirat.

Sholat hajat untuk bayar utang bisa dijadikan salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan dengan niat yang tulus. Harapannya tentu saja agar rezeki dilancarkan dan akan digunakan untuk membayar utang.

Sholat hajat hukumnya sunnah untuk memohon segala hajat kepada Allah SWT. Sholat yang satu ini biasa dilaksanakan bagi yang memiliki keinginan yang sangat diharapkan.

Sholat untuk bayar utang berjumlah empat rakaat dengan 2 kali salam. Shalat ini sebaiknya dilakukan di atas jam 12 malam.

Berikut bacaan niat sholat hajat khusus bayar utang dan tata cara pelaksanaannya. 

1. Niat Sholat Hajat

Niat shalat hajat diucapkan dalam hati dengan ikhlas seperti berikut:

Ushollii sunnatal haajati arba’a roka’aatin lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah hajat empat raka’at karena Allah Ta’ala”

2. Doa Iftitah dan Al-fatihah

Selanjutnya membaca do’a iftitah setelah takbiratul ihram.

Berikut bacaan do’a iftitah:

“Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina”

Setelahnya dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah yang merupakan bacaan wajib setiap shalat.

3. Surat Pendek

Setelah surat Al-Fatihah selanjutnya adalah membaca surat-surat pendek.

Dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas pada rakaat pertama atau surat Al-Kafiruun sebanyak 3 kali. Sedangkan untuk rakaat kedua, membaca ayat kursi.

4. Ruku dengan Tuma’ninah

Setelah membaca al fatihah dan surat pendek, selanjutnya melakukan ruku’ sepeti shalat fardhu biasa. Bacaan ruku’ adalah sebagai berikut:

Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih. ( 3x )

Artinya: “Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya.”

5. I’tidal dengan Tuma’ninah

Lakukan I’tidal dengan bacaan berikut ini:

Sami’alloohu liman hamidah.

Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”

Lalu dilanjutkan dengan bacaan berikut ini;

Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil’ul ardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.

Artinya: “Wahai Tuhan kami, hanya untuk MU lah segala puji, sepenuh langit dan bumi dan sepenuh barang yang kau kehendaki sesudahnya.”

6. Sujud dengan Bacaan Tuma’ninah

Bacaan sujud sama dengan bacaan ruku’, yakni;

Subhaan rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih. (3X)

Artinya: “Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya.”

7. Duduk di Antara Dua Sujud

Di antara dua sujud, lakukan duduk terlebih dahulu.

8. Sujud dengan Bacaan Tuma’ninah

Setelah duduk di antara dua sujud, selanjutnya lakukan sujud kembali dengan bacaan yang sama dengan bacaan ruku’.

9. Selesaikan Rakaat Keempat

Setelah rakaat pertama selesai, lanjutkan sholat hingga selesai rakaat keempat dengan cara yang sama.

Namun yang berbeda adalah bacaan surat pendeknya di mana pada rakaat kedua membaca ayat kursi.

10. Salam

Setelah keempat rakaat berakhir, maka diakhiri dengan salam. Jika Anda ingin melanjutkan sholat hajat lagi, lakukan dengan dua rakaat lagi sampai jumlah rakaat maksimalnya dua belas.

Tidak disarankan untuk melebihi dari jumlah rakaat yang telah disarankan dalam Islam. Setelah shalat hajat, sebaiknya membaca bacaan doa shalat hajat khusus bayar utang.

Wallahu a'lam bisshawab.

(Hafid Fuad)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya