LAYANAN Haji Keliling atau Siskohat Mobile resmi diluncurkan Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Layanan ini diluncurkan karena kondisi geografis di Kulon Progo yang beraneka ragam, dikhawatirkan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan haji terbaik.
"Kondisi geografis Kulon Progo yang banyak perbukitan atau pergunungan ini mendorong kami berinovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, terutama yang mau mendaftarkan haji," kata Kepala Kankemenag Kulon Progo HM Wahib Jamil.
"Untuk itulah kita luncurkan Layanan Haji Keliling (Siskohat Mobile) ini sebagai bentuk komitmen kami dalam mendekatklan layanan kepada masyarakat," imbuhnya, dikutip dari haji.kemenag.go.id, Selasa (17/10/2023).
Ia bersyukur mendapat bantuan kendaraan operasional dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
"Alhamdulillah kita sudah mendapatkan bantuan mobil layanan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Tentu hal ini sangat mendukung kita untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Program ini diharapkan juga akan mengurangi berbagai risiko yang mungkin terjadi, sehingga dapat dilakukan antisipasi," imbuhnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan terima kasih kepada pihak bank yang telah memberi dukungan layanan ini. Menurut dia, ini membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, terutama perbankan sebagai salah satu mitra pemerintah terhadap layanan haji.
"Kami sangat terbuka untuk semua layanan perbankan. Namun memang untuk BPS Bipih ini sudah ditentukan harus perbankan syariah. Kerja sama ini diharapkan juga akan memperkuat pembangunan zona integritas di Kankemenag Kulon Progo," harapnya.
Dirinya juga meminta kepala KUA dan penyuluh agama Islam untuk menyosialisasikan program ini kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
"Mohon dukungan kepada rekan-rekan KUA dan penyuluh agama Islam untuk menyosialisasikan program ini secara masif. Baik melalui rapat-rapat, forum kajian, maupun melalu berbagai media sosial," imbaunya.
Sementara Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Mulyono berharap program layanan haji keliling dapat mendukung Program Haji SIAGA (Haji Sinau Agama) yang telah berjalan lebih dulu.
"Setelah launching ini kita skemakan layanan ke beberapa KUA. Nantinya masyarakat pendaftar haji dapat hadir di KUA terdekat sesuai jadwal. Kita awali dalam 2 bulan ke depan. Setelah itu akan kita evaluasi di akhir tahun nanti untuk menentukan langkah selanjutnya dalam meningkatkan layanan di tahun mendatang," ujarnya.
"Untuk mendukung program ini kita telah menggandeng beberapa bank penerima setoran," pungkasnya.
(Hantoro)