JAKARTA - Kementerian Agama bekerja keras untuk memperbaiki tata Kelola penyelenggaraan haji di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat dapat merasakan perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Kita bisa merasakan bahwa penyelenggaraan Ibadah Haji dari Indonesia sudah sangat baik,” ujar anggota DPR RI, Muchamad Nabil Haroen, Minggu (12/5/2024).
“Sebagai anggota DPR RI, yang tahun lalu juga mendapat kesempatan menunaikan Ibadah Haji, saya mengapresiasi kerja keras yang dilakukan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang sudah menerapkan standar tinggi untuk pelayanan jamaah haji,”lanjutnya.
Gus Nabil -- panggilan akrabnya – mengatakan, pelayanan haji ramah lansia, yang diterapkan oleh Kemenag serta menjadi prinsip petugas haji yang terlibat sudah sangat bagus.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa ini mendorong agar Kemenag juga tidak hanya fokus untuk haji ramah lansia, juga ke depan menjadikan jamaah haji Indonesia percontohan dunia, dalam hal ketertiban, keramahan serta kebersihan.
“Pemerintah Indonesia perlu meneruskan kerja bagus melalui diplomasi haji, yakni dengan menjadikan Haji Indonesia sebagai percontohan dunia,”ucapnya.
“Kita bisa mendorong jamaah haji Indonesia sebagai pionir yang selalu menjaga kebersihan, ketika prosesi ibadah haji. Insya Allah, pelayanan haji Indonesia akan semakin baik,” lanjutnya.
Pemerintah Indonesia tahun ini kata dia, mendapatkan kuota 221.000 jamaah haji, dengan tambahan porsi 20.000 jamaah.
Hal ini tentu saja hal yang baik, dengan komunikasi strategis antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Arab Saudi, agar kuota haji terus naik.
“Dengan demikian, masa tunggu warga Indonesia yang akan mendaftar haji, menjadi semakin pendek,” tandasnya.
(Fahmi Firdaus )