Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Makkah 20 Mei, PPIH Arab Saudi: Berikan Layanan Terbaik

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Jum'at 17 Mei 2024 09:23 WIB
Jamaah Haji Indonesia/Foto: MCH 2024
Share :

MADINAH - Daerah Kerja (Daker) Makkah mulai bersiap menerima kedatangan jamaah haji Indonesia. Sebanyak 573 petugas yang tersebar di Kantor Daker, 11 Sektor, dan satu sektor khusus Masjidil Haram mulai bersiaga di pos layanan masing-masing.

"Pastikan seluruh hak jamaah di Kota Makkah ini dapat terpenuhi," kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah Jasam saat memimpin Rapat Persiapan Operasional Daker Makkah, dikutip Jumat (17/5/2024).

Nasrullah juga meminta kepada petugas untuk melakukan pengecekan semua layanan dilaksanakan dengan detil dan teliti.

"Untuk seluruh Ketua Sektor, saya minta pelajari juga kontrak yang telah dibuat tim akomodasi dengan penyedia hotel. Selanjutnya, pastikan seluruh layanan yang ada dalam kontrak terpenuhi, hak jamaah harus terpenuhi. Periksa dengan detil," tutup Nasrullah.

Sementara itu, Kepala Daker Makkah Khalilurahman menambahkan, pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah akan dimulai pada 20 Mei 2024.

"Berdasarkan jadwal, jemaah akan mulai masuk Makkah pada 20 Mei 2024 malam," ujar Khalilurahman.

Pihaknya juga akan memfinalisasi kesiapan seluruh layanan, seperti akomodasi, layanan konsumsi, hingga transportasi bus shalawat jamaah haji.

"Bahkan akan kita cek juga kesiapan layanan bimbingan ibadah. Mengingat, ibadah-ibadah yang menjadi rukun dan wajib haji ada di Makkah," ungkapnya.

Khalil juga mengungkapkan semangat haji ramah lansia akan mewarnai pelayanan jamaah Indonesia di Makkah.

"Layanan ramah lansia akan kita siapkan, mulai dari kebijakan penempatan di hotel, penyiapan bus low deck bagi jemaah lansia dan disabilitas, hingga penyiapan pembimbing ibadah di sektor maupun daker," tutup khalil.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya