Peran Penyuluh Agama Islam Hadirkan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Bireuen

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 09 Januari 2026 19:04 WIB
Kegiatan trauma healing Kemenag di Biereuen. (Foto: Dok. Bimas Islam Kemenag)
Share :

Salah satu penyuluh Agama Islam Kabupaten Bireuen, Mulyadi, mengatakan pendampingan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak penyintas, terutama dari sisi kesehatan mental.

“Kami memberikan Psychological First Aid (PFA), dukungan psikologis awal agar penyintas merasa tenang, aman, dan tidak sendirian menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Selain PFA, tim juga memberikan respon awal kesehatan mental dan psikososial. Para relawan dibekali kemampuan melakukan penilaian cepat terhadap kondisi mental penyintas, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran.

“Kami juga mengedukasi tentang kesehatan mental, mulai dari mengenali gejala hingga pertolongan pertama pada gangguan mental,” tambah Mulyadi.

Bagi para ibu rumah tangga, pendampingan menjadi ruang penguatan. Melalui konsep Keluarga Sakinah Maslahah, mereka diajak membangun kembali ketahanan keluarga, memperkuat komunikasi, dan saling menguatkan di tengah situasi krisis. Materi coping strategy dan manajemen stres disampaikan melalui metode yang ringan, seperti permainan motivasi, role play, latihan relaksasi, hingga mindfulness.

“Kami ingin ibu-ibu pulang dengan bekal, bukan hanya pengetahuan, tetapi juga keyakinan bahwa keluarga mereka mampu bangkit,” kata Mulyadi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya