Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto, menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Kementerian Agama dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana.
“Pendampingan psikososial penting agar penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mental. Dengan pembekalan PFA dan rapid assessment, relawan diharapkan mampu memperkuat ketahanan psikososial masyarakat,” ujar Zudi.
Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan tawa dan pelukan. Di tengah keterbatasan, harapan kembali disemai. Dari permainan, cerita, dan kehadiran yang tulus, luka perlahan menemukan jalannya untuk pulih.
(Rahman Asmardika)