JAKARTA — Memasuki bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah, umat Muslim di Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan berbagai ibadah penting, salah satunya adalah Puasa Arafah. Ibadah puasa sunah ini dilaksanakan bertepatan dengan momen wukuf yang dilakukan jemaah haji di Padang Arafah dab memiliki keutamaan yang luar biasa.
Lini masa Puasa Arafah yang bertepatan dengan momen wukuf menempatkan puasa ini diperkirakan jatuh pada pertengahan Mei 2026 di tengah pelaksanaan ibadah Haji.
Puasa Arafah sangat dianjurkan (sunah muakkadah) bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda mengenai kemuliaan puasa ini:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
Siyamu yaumi 'arafata ahtasibu 'alallahi ayyukaffiras-sanatallati qablahu was-sanatallati ba'dahu.