Pemerintah juga mengingatkan pentingnya kepedulian antarsesama jemaah, terutama menjelang fase Armuzna yang membutuhkan kondisi fisik prima.
"Jangan biarkan jemaah berjalan sendiri tanpa pendampingan, terutama jemaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu," pesan Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi.
Ia juga meminta jemaah tidak ragu meminta bantuan kepada petugas haji yang bersiaga selama 24 jam demi menjaga keamanan dan keselamatan seluruh jemaah di Tanah Suci.
(Awaludin)